KOMPILASI KEGIATAN BPTPH PROVINSI JAWA BARAT

Informasinya para POPT dan alumni SLPHT Semoga kehadiran kami memberi manfaat dan mampu mensejahterakan petani di Jawa Barat----BPTPH JAWA BARAT -Saran masukan anda kami harapkan
Kumpulan kegiatan kami

2010-09-29

kegiatana september 2010

Anda Perlu Rekomendasi singkat

Rekomendasi MT.2010/2011

Untuk mengantisipasi serangan beberapa OPT dapat dilakukan sebagai berikut :
Penggerek Btang Padi (1)
Pada pertanaman menjelang panen , agar waspada pada musim gadu berikutnya sehingga pada saat panen ,memotong rumpun serendah mungkin, pengolahan tanah diikuti pengenangan lahan agar larva yang pada tunggul misnah, sebar benih disaat tidak ada peneerbangan ngengat Penggerek batang, (2) Pada prtanaman relatif muda dapa penggunaan insektisida yang diizinkankan apabila serangan sundep mencapai > 6 %, (3) Apabila pertnaman keluar malai dan muncul beluk agar dicabut dan larva yang terbawa segera dimusnakan

Wereng coklat

  • Pengamatan secara rutin untuk melihat perkembangan populasi pada tanaman yang relatif muda
  • penggunaan insektisida yang diizinkan dan efektif pada populasi > 10 ekor/rumpun tanaman berumur <> 40 HST
Kerdil Hampa :Eradikasi Inang dan Pengendalian vektor ( WBC), sanitasi eradikasi tanaman terserang dan pergiliran tanaman dan varietas

Pencanangan tanan MT. 2010/2011 dan panen MT. 2010
Pencanangan tanam dan panen berlokasi di desa balad kecamatan kab. Cirebon Jawa barat pada tanggal 28 September 2010. Dihadiri oleh kelompok tani penerima bantuan, kepala desa dan camat dan kadis pertanian se Jawa Barat, selain itu petugas lapangan PPL, POPT, PBT dan petugas lain yang terkait, dan pejabat kabit 17 kab yang menangani bidang pertanian. " JAWA BARAT SIAP MEMPERTAHANKAN POSISI SEBAGAI PROPINSI PADI TERBESAR DI INDONESIA TAHUN"
Angka sementara sampai sep ini 11.322.861 ton GKG . dan diharapkan produksi padi di Jawa barat yang dalam perhitungan sejak tahun 2008 hingga 2010 terjadi peningkatan 12 persen.
--------------------------------------------------------------------------------------------

Meninjau serangan WBC di kabupaten Bekasi Tanggal 20 September 2010,

Lokasi yang di tinjau kedung waringin kab bekasi, blok kedung gene, POPT edi sunaedi
Upaya upaya yang telah dilakukan adalah : (1)
Pengeringan irigasi jatiluhur selama sebulan 1 sept sd 30 sept, (2) Memberikan rekomendasi lewat PPL, kepala desa dan tokoh masyarakat dan petani pemihlik lahan
Memberikan bimbingan teknis dan pnyuluhan pada petani atau lahan yang terserang WBC
Penyebab tinggi dan meluasnya seranga WBC :

(1) Penggarap lahan adalah buruh bukan pemilikan, sehingga keputusan tidak dapat diambil segera oleh penggarap, (2) Umur tanaman berbagai stadia tersedia, (3) Kondisi iklim dan cuaca, terutama cuaca mikro mendukung, (4) Varietas yang terserang IR 42 dan cilamaya muncul yang mempunyai ketahanan varitas rendah dan memiliki harga jual yang tinggi dan beberapa unggulan yang telah mendapat kepercayaan dari kalangan petani tertentu, (5) Ada kecendrungan migran makrop yang begitu cepat.(6) Lahan yang terserang sebagian dibiarkan yang dapat menjadi inang

kerdil hampa
(1)
Adanya bekas serangan tikus kemudian serangan wBc, (2) Memaksakan tanam dengan adanya hujan terus menerus, (3) Mengunakan pestisida untuk palawija dan dosis tinggi serta tidak mengikuti kaidah penggunaan pestisida secara bijaksana, (4) Petani yang kurang mampu, tidak mengendakilan dan membiarkan tanaman yang terserang, (5) Memaksakan tanam meskipun sekelilingnya puso, (6) Kemampuan petani lemah.

--------------------------------------------------------------------------------------------