KOMPILASI KEGIATAN BPTPH PROVINSI JAWA BARAT

Informasinya para POPT dan alumni SLPHT Semoga kehadiran kami memberi manfaat dan mampu mensejahterakan petani di Jawa Barat----BPTPH JAWA BARAT -Saran masukan anda kami harapkan
Kumpulan kegiatan kami

2011-02-09

Rapat koordinasi Perlindungan Tanaman 2011

Rapat Koordinasi Perlidungan tanaman dilaksanakan dalam rangka menghadapi pertanaman tahun 2011 dilaksanakan : (1) Instalasi PPOPT Cianjur tanggal 02 Februari 2011, (2) Bandung tanggal 08 Februari 2011 dan (3) Instalasi PPOPT Indramayu di Hotel Grage Cirebon dan (4) di Wilayah Tasikmalaya tanggal 09 Februari 2011 dan (5) wil Instalasi PPOPT Subang tanggal 14 Februari 2011.
Kesepakatan koordinasi dalam musim tanam 2011 ini mengantisipasi WBC Tikus dan penggerek Batang. Ketiga OPT ini mendapat perhatian yang serius mengingat tingginya serangan di awal saat ini.
upaya antisipasi serangan WBC dilakukan melalui :

Upaya pengendalian yang direkomendasikan (1) Jangka Pendek (segera) : (a) Persemaian : pengendalian dg karbamat dan dilanjutkan buprofezin (b) Vegetatif : Penyemprotan dgn Karbamat untuk menurunkan populasi imago, dilanjutkan buprofezin untuk mengendalikan nimfa serta pengeringan sawah terserang (c) Generatif : Penyemprotan dengan karbamat untuk menurunkan imago dan buprofezin untuk mengendalikan nimfa

Musim yang akan datang (a) Musim yang akan datang : Strategi pengendalian: (a) Menanam VUTW dengan pengawalan ketat, (b) Gilir antar musim dg VUTW dari tetua berbeda, (c) Sistem tanam legowo, dan rotasi tanaman dan SDM: (a) Menggerakkan alumni SLPHT, (b) Meningkatkan koordinasi antar instansi terkait di berbagai tingkatan, (c) Membentuk posko pengendalian, mengaktifkan kembali peran PPL di lapangan

Jangka panjang : (a) Penelitian dan pengembangan ketahanan varietas padi terhadap hama dan penyakit (b) Penambahan dan peningkatan kemampuan SDM di bidang pemuliaan dan perlindungan tanaman


STRATEGI ADAPTASI & MITIGASI DPI PADA SEKTOR TANAMAN PANGAN dalam mengahadapi DPI dilakukan (1) Pengembangan dan penanaman komoditas tanaman pangan dg varietas yahan kekeringan, banjir dan OPT, (2) Meminimalisasi kehilangan hasil melalui pengendalian OPT (3) Meminimalisasi kehilangan hasil melalui penurunan luas daerah terkena/puso akibat banjir, kekeringan dan lainnya (4) Penguatan SL-PTT dengan dukungan PTT, SLI dan SL-PHT serta sosialisasi kalender tanam dan peningkatan percepatan diseminasi informasi iklim (5) Pengembangan budidaya tanaman pangan dengan TOT (6) Pemanfaatan pupuk organik dan pestisida hayati/agens hayati (7) Koordinasi intensif dengan instansi terkait secara vertikal dan horizontal