KOMPILASI KEGIATAN BPTPH PROVINSI JAWA BARAT

Informasinya para POPT dan alumni SLPHT Semoga kehadiran kami memberi manfaat dan mampu mensejahterakan petani di Jawa Barat----BPTPH JAWA BARAT -Saran masukan anda kami harapkan
Kumpulan kegiatan kami

2011-11-30


Pekan Nasional XIII di Kalimantan Timur Tanggal 17 sd 20 Juni 2011
1. Pekan Nasional (PENAS) merupakan acara Pertemuan Kontak Tani Nelayan yang digagas oleh para Tokoh Tani Nelayan sejak tahun 1971. PENAS XIII Petani Nelayan 2011 merupakan kelanjutan hasil keputusan PENAS XII Tahun 2007 yang merupakan wahana bagi para petani nelayan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.
2. (1). Lokasi pemukiman peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011 di upayakan terkonsentrasi di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
2. Lokasi pusat kegiatan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dipusatkan di Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang. Lokasi ini berada disekitar Stadion Madya Tenggarong.
3. Kegiatan pameran dan promosi berada di sekitar lokasi Stadion Madya Tenggarong. yang akan didesain menjadi 5 (lima) Zona yaitu (1) Zona produksi, (2) Zona sarana produksi pertanian, (3) Zona pengolahan dan (4) Zona pemasaran hasil pertanian dan (5) zona umum.
4. Lokasi upacara pembukaan dan penutupan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dilaksanakan di Stadion Madya Tenggarong yang berlokasi di Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara yang mempunyai daya tampung sekitar 30.000 orang.
5. Lokasi pelaksanaan kegiatan yang bersifat rembug, seminar, lokakarya,lomba dan pertemuan lainnya akan disediakan oleh Panitia Pelaksana Daerah.
6. Lokasi pelaksanaan kegiatan yang bersifat pengembangan dan peragaan teknologi produksi dan pasca panen akan dilaksanakan di areal milik petani yang berada di sekitar lokasi pusat kegiatan. Sedangkan kegiatan studi banding dan widyawisata dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana Daerah.
7. Lokasi kegiatan Gerakan Pengembangan Agribisnis Provinsi Kalimantan Timur, akan ditentukan oleh Panitia Pelaksana Daerah.
8. Lokasi pemukiman dan daya tampung, penginapan/hotel, fasilitas umum/penunjang yang tersedia, objek kunjungan (agribisnis dan agroindustri), secara berturut-turut dapat di lihat pada lampiran.
3. Melalui PENAS XIII Petani Nelayan laiknya oleh siapa saja dalam rangka menggerakkan kepemimpinan agribisnis dan kemitraan di tingkat petani-nelayan. Oleh karena itu, kehadiran m n 2011 ini, petani nelayan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribinis di tingkat petani nelayan, sekaligus mengawali pemerintahan yang baru pilihan petani nelayan seluruh Indonesia yang diharapkan mampu mengubah Petani nelayan menjadi lebih bergairah terhadap pembangunan pertanian umumnya dan pengaruh usaha agribisnis petani nelayan khususnya.
Kehadiran tokoh-tokoh Petani Nelayan, Kontaktani-Nelayan, dan Petani-Nelayan yang berhasil, merupakan kesempatan yang berharga untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknyamereka diharapkan dapat memberi motivasi kepada petani-nelayan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergis dalam memanfaatkan sumber daya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka perbaikan mutu produksi pertanian dan peningkatan pendapatannya yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tani-nelayan.
4. Tujuan Umum Meningkatkan motivasi, dan kegairahan petani-nelayan dan masyarakat pelaku asgribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Tujuan Khusus, a. Meningkatnya kepemimpinan dan kemandirian kontaktani-nelayan selaku pelaku utama sistem dan usaha agribisnis; b. Terjalinnya kemitraan usaha dan informasi agribisnis antara peserta dengan para pengusaha di bidang agribisnis; c. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan dibidang teknologi dan kualitas produksi agribisnis peserta; d. Meningkatnya jiwa wirausaha dan kesadaran terhadap lingkungan serta keakraban bagi peserta; e. Meningkatnya apresiasi para peserta dan masyarakat pelaku agribisnis untuk memacu prestasi dalam pembangunan pertanian dan pedesaan.
5. TEMA DAN LOGO, Tema dan Logo PENAS XIII Petani Nelayan 2011 adalah hasil musyawarah dalam Rembug Madya Pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional di Samarinda, Kalimantan Timur tanggal 11-13 Juni 2009, sebagai berikut : T e m a : Tema PENAS XIII Petani Nelayan 2011 yang telah disepakati adalah :
”Melalui pemberdayaan petani nelayan dan penguasaan teknologi tepat guna kita kembangkan daya saing perekonomian nasional dalam rangka peningkatan pendapatan petani nelayan”.
L o g o : Logo PENAS XIII Petani Nelayan 2011, yang telah disepakati adalah seperti pada gambar di bawah ini.
MAKNA dan LOGO
Dari bumi Kutai Kartanegara kita tingkatkan peran Kontak Tani Nelayan melalui penguatan Kelembagaan Petani Nelayan untuk meningkatkan pendapatan petani nelayan Indonesia.
Ikan Pesut : Geliat ikan pesut berwarna merah melambangkan dinamika petani nelayan Indonesia dengan semangat yang membara berupaya membangun perekonomian petani nelayan yang mandiri. Riak Gelombang : Melambangkan momentum 3 unsur Kontak Tani Dewasa, Sungai Mahakam Wanita Tani dan Pemuda Tani dalam rangka meningkatkan gerakan penguatan kelembagaan ekonomi Petani Nelayan dari Bumi Kutai Kartanegara.
Hurup dan Angka : Menggambarkan ciri khas budaya/ etnis provinsi Kalimantan Timur sebagai tempat penyelanggaraan PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Keterangan Warna : Warna merah, kuning, hijau, biru, hitam dan putih adalah warna khas/spesifik masyarakat Kalimantan Timur.
6. WAKTU DAN TEMPAT, Waktu PENAS XIII Petani Nelayan 2011 diselenggarakan pada 18 s/d 23 Juni 2011. Tempat PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dilaksanakan di Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kertanegara (KUKAR), Propinsi Kalimantan Timur. Peta lokasi PENAS XIII Petani Nelayan 2011
7. A. Peserta : 1. Peserta Utama adalah Petani Nelayan, Pemuda Tani Nelayan, Wanita Tani Nelayan, Alumni Magang Jepang, P4S, Koperasi Tani Nelayan (KOPTAN) dan Asosiasi Petani Nelayan; 2. Peserta Pendamping adalah aparat yang ditugasi oleh pemerintah untuk mendampingi dan memfasilitasi peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011. :3. Peserta Peninjau adalah organisasi profesi, penyuluh swasta dan atau pemerhati/pakar yang bergerak di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan serta pelaku agribisnis.
B. Jumlah dan Komposisi : 1. Berdasarkan hasil Rembug Madya Kelompok KTNA Nasional Tahun 2010 di Kutai Kartanegara telah disepakati jumlah peserta utama, peninjau dan pendamping sebanyak 24.000 orang (rincian seperti pada lampiran 3) dengan komposisi sebagai berikut : a. Peserta Utama 90%, b. Peserta Peninjau 5 %, c. Peserta Pendamping 5 %. 2. Bagi daerah yang akan mengirimkan peserta melampaui jumlah yang telah ditetapkan agar tetap memperhatikan komposisi di atas dan menyampaikan kepada Panitia Pelaksana Daerah yang tembusannya kepada Panitia Penyelenggara Pusat selambat-lambatnya bulan Maret 2011 sebelum pelaksanaan PENAS XIII Petani Nelayan 2011.1660. 3. Peserta Peninjau, a. Pejabat pemerintah, Pimpinan/anggota DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupubaten /Kota; b. Organisasi profesi, pemerhati/pakar dan penyuluh swasta yang bergerak di bidang pertanian, perikanan- kelautan dan kehutanan; c. Pengusaha dan pelaku agribisnis yang bermitra dengan petani-nelayan; Peninjau diwajibkan mendaftarkan diri pada masing-msing kontingen daerahnya untuk di daftarkan pada Panitia Penyelenggara dan Pelaksana PENAS XIII Petani Nelayan 2011.
8. Pelaksanaan PENAS XIII Petani Nelayan 2011, Kegiatan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 terdiri dari 7 (tujuh) aspek yaitu, 1. Upacara dan Apresiasi. 2. Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan. 3. Kemitraan Usaha dan Jaringan Informasi Agribisnis. 4. Pengembangan Teknologi dan Kemandirian Energi Ramah Lingkungan.
5. Pengembangan Wirausaha dan Kesadaran Lingkungan. 6. Sinkronisasi Program Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan; Adapun rincian kegiatan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 berdasarkan aspek-aspek di atas adalah sebagai berikut :
1.
Upacara dan Apresiasi, a. Upacara Pembukaan dan Penutupan 1) Pembukaan
Pembukaan, adalah kegiatan upacara sebagai tanda dimulainya secara resmi pelaksanaan PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Kegiatan akan dilaksanakan antara tanggal 18 Juni 2011 dan dihadiri dan dibuka oleh Presiden RI. 2) Penutupan ,Penutupan, adalah kegiatan upacara sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Kegiatan akan dilaksanakan antara tanggal 23 Juni 2011 dan ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden RI. b. Temu Wicara :1) Temu Wicara dengan Presiden RI
Temu Wicara dengan Presiden RI adalah dialog antara kontaktani-nelayan sebagai peserta temu wicara dengan Presiden RI untuk membangun komunikasi dan motivasi serta menyampaikan informasi tentang perkembangan daerah khususnya di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. 2) Temu Wicara dengan Pejabat Tinggi/ Pejabat Negara
Temu Wicara dengan Pejabat merupakan pertemuan antara kontak tani-nelayan dengan pejabat negara atau pejabat tinggi lainnya. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan motivasi, memperkuat kerjasama dan memecahkan segala permasalahan yang dihadapi petani-nelayan.
9. Pemberian Penghargaan 1) Pemberian penghargaan Pemberian penghargaan, adalah acara pemberian tanda-tanda kehormatan dan pengakuan prestasi kepada pejabat pemerintah, petani-nelayan, penyuluh/peneliti pertanian, perikanan-kelautan, kehutanan, BUMN, dan masyarakat/ pemerhati bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.
Pemberian penghargaan ini dapat berasal dari Presiden RI, Menteri-Menteri dan Kelompok KTNA Nasional pada acara pembukaan dan atau penutupan PENAS XIII Petani Nelayan 2011. 2) Pemberian Hadiah Lomba,Pemberian hadiah lomba, adalah kegiatan pemberian tanda-tanda pengakuan prestasi peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011 atas keberhasilannya meraih juara dalam perlombaan selama berlangsungnya PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Hadiah lomba untuk juara umum diberikan pada acara penutupan, sedang hadiah-hadiah lainnya diberikan pada acara pagelaran setiap lomba-lomba. Dan
2. Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan: a. Rembug Utama, Rembug Utama yang dilakukan pada PENAS XIII Petani Nelayan 2011, yang dihadiri oleh Pengurus Kelompok KTNA Nasional dan Ketua Kelompok KTNA Provinsi, ditambah 2 orang setiap provinsi yang mewakili unsur wanita dan pemuda (KTNA kabupaten/kota maksimum 3 orang sebagai peninjau).
10. Peserta Temu Profesi antara lain adalah : 1) Komisi Penyuluhan Pertanian Nasaional (KPPN), 2) Ikatan Keluarga Alumni Magang Jepang (IKAMAJA), 3) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI), 4) Pemuda KTNA, 5) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), 6) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), 7) Forum Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), 8) Induk Koperasi Tani (INKOPTAN)
9) Kelompok Pelestari Sumberdaya Alam (KPSA), 10) Persatuan Anggrek Indonesia (PAI)
11) Persatuan Penggilingan Padi Indonesia (PERPADI), 12) Himpunan Perlindungan Tanaman Indonesia (HPTI), 13) Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI), 14) Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI), 15) Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI), 16) Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), 17) Asosisasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), 18) Persatuan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI), 19) Persatuan Peternak Unggas Indonesia (PPUI), 20) Perhimpunan Pedagang Hewan Indonesia (PPHI), 21) Gabungan Organisasi Pengusaha Ayam Nasional (GOPAN), 22) Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), 23) Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) 24) Asosiasi Benih Indonesia (ASBENINDO), 25) Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (GAPERINDO), 26) Dewan Jagung Nasional (DJN), 27) Asosiasi Produsen Padi Nasional (APPN), 28) Asosiasi Bunga Indonesia (ASBIND, 29) Forum Florikultura Indonesia (FFI), 30) Perkumpulan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI), 31) Dewan Tani Indonesia, 32) Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia, 33) Asosiasi Petani Tembakau Indonesia.
34) Asosiasi Petani Kelapa Indonesia, 35) Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia.
36) PPNSI, 37) SPI
11. Temu Petani Asia Fasifik : Temu Petani Asia Pasifik merupakan pertemuan antara Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia dengan para petani negara Asia Pasifik. Pertemuan ini bertujuan untuk saling tukar menukar informasi dan pengalaman serta memperkuat kerjasama usaha antara sesama petani Asia Pasifik khususnya di dalam pembangunan ekonomi usaha kecil dalam menghadapi krisis ekonomi global, Temu Sukses Petani dan Penyuluh Temu Sukses petani dan Penyuluh merupakan pertemuan yang menampilkan sosok Kontaktani–Nelayan atau Penyuluh Pertanian yang secara sendiri dan atau bersama-sama berhasil di bidang pertanian. Pertemuan ini bertujuan memotivasi, membuka cakrawala berpikir dan memacu prestasi kontaktani-nelayan dan penyuluh pertanian dalam melaksanakan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Kemitraan Usaha dan jaringan Informasi Agribisnis
12. Pameran Pembangunan Pertanian Nasional : Pameran Pembangunan Pertanian Nasional adalah kegiatan menginformasikan, memamerkan, mempromosikan berbagai perkembangan hasil-hasil produksi dan jasa dalam pembangunan pertanian, perikanan- kelautan dan kehutanan sebagai realisasi kerjasama kemitraan baik dengan BUMN maupun dengan perusahaan swasta lainnya, yang diselenggarakan oleh unsur petani-nelayan, Koperasi Tani- nelayan, Pengusaha, Perusahaan dan Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah.
13. Pameran pembangunan adalah kegiatan untuk menginformasikan, dan memamerkan serta mempromosikan berbagai perkembangan hasil-hasil produksi jasa pembangunan pertanian dan pembangunan lainnya yang diselenggarakan oleh berbagai unsur petani, nelayan, koperasi, pengusaha dan perusahaan daerah serta dinas/instansi di Provinsi Jawa Barat. Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat berperan aktif dalam kegiatan pameran pembangunan untuk menginformasikan hasil-hasil kegiatan dibidang konservasi dan pelestarian alam yang telah dilakukan dalam rangka pelaksanaan tupoksi, dengan sasaran adalah masyarakat tani, petugas atau pengusaha yang bergerak di bidang pertanian serta pelajar dan masyarakat pada umumnya. Dengan T e m a : Tema PENAS XIII Petani Nelayan 2011 yang telah disepakati adalah : ”Melalui pemberdayaan petani nelayan dan penguasaan teknologi tepat guna kita kembangkan daya saing perekonomian nasional dalam rangka peningkatan pendapatan petani nelayan, Tujuan, sasaran dan keluaran : Pelaksanaan kegiatan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 bertujuan informasi tentang OPT dan teknologi pengendaliannya dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat yang memerlukan. tujuannya adalah Tersosialisasikan dan terinformasikannya data perkembangan OPT, bencana alam serta teknologi pengendalian OPT yang berwawasan lingkungan kepada masyarakat. lokasi PENAS XIII Petani Nelayan 2011, tenggarong kalimantan timur . Pelaksanaan kegiatan ; Pembukaan pelaksanaan kegiatan peringatan PENAS XIII Petani Nelayan 2011, tenggarong kalimantan timur seluruh indonesia Bapak Presiden RI Sesuai dengan Visi BPTPH Propinsi Jawa Barat “ Terwujudnya Petani Jawa Barat sebagai ahli PHT yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera “ maka Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Pronisi Jawa barat memamerkan materi teknik pengendalian yang ramah lingkungan. Pengawalan Lapangan (POPT 396 orang dan wilayah kerja POPT 625 Kecamatan serta Instalasi 5 unit dan 1 unit Instalsi Kimia Agro) : (1) Pengamatan OPT, Penyediaan data OPT, Rekomendasi Pengendalian OPT, Bimbingan Teknis, Implementasi pengendalian OPT, Implementasi PHT Skala Luas, Dukungan penerapan GAP. (2) Perekayasaan dan penyediaan teknologi pengendalian OPT spesifik lokasi ramah lingkungan : Pengkajian dan penyebarluasan informasi teknologi perlindungan ramah lingkungan (Corynebacterium, Beauveria, Trichoderma, PGPR dan Pestisida Nabati). Perbanyakan dan aplikasi Cendawan Agens Antagonis, Teknik pembuatan dan aplikasi bakteri antagonis Corynebacterium sp: Perbanyakan dan Aplikasi Cendawan Entomopatogen : ) Beauveria bassiana / Metharizium / Verticilium (3) Membangun budidaya tanaman ramah lingkungan : Pemasyarakatan Teknologi pengendalian OPT ramah lingkungan dengan melaksanakan berbagai kegiatan SLAH, SL Iklim, SLPHT Pangan, SLPHT Palawija, SLPHT hortikultura, SL SRI, SL Hibrida dan PPAH. (4) Pengembangan kelembagaan perlindungan tanaman : (a) Pengembangan POS pelayanan Agens Hayati (PPAH) tingkat wilayah, kabupaten, kecamatan, desa dan kelompok tani (b) Forum apresiasi petani alumni SLPHT tingkat wilayah dan kabuapetn (c) Forum petani pengembang agens hayati, organic, biokompos (d) Forum perencanaan petani PHT (e) Alumni SLPHT Pangan (sejak 1991 – 2010) = 322.700 orang atau 12.908 kelompok, alumni SLPHT Hortikultura = 128 kelompok, (5) Pengawasan pupuk dan pestisida : (a) Monitoring penggunaan, peredaran dan penyimpanan pupuk dan pestisida (b) Penguatan uji mutu pestisida, pupuk dan produk pertanian (c) Penguatan uji residu pestisida, kimia tanah dan kualitas air. Kesimpulan dan saran ; (1) Tersosilisasikannya informasi teknologi pengendalian OPT ramah lingkungan kepada masyarakat (2) Menumbuhkan minat pengunjung untuk membuat agens hayati/pestisida nabati (3) Memahami produk – produk pertanian aman konsumsi ((4) Teknologi penggunaan pestisida yang bijaksana sehinga produk pertanian bebas residu, aman lingkung, aman bagi pengguna, aman hewan peliharaan dan aman terhadap musuh alami. Saran (1) Diharapkan kedepan pameran menampilkan produk produk pertanian yang bebas residu pestisida (2) Produk produk pertanian aman konsumsi (3) Pameran agar terus dilakukan secara berkesinambungan agar informasi tentang teknologi pengendalian OPT yang ramah lingkungan bisa dapat diterima oleh petani, serta penggunaan pestisida terdaftar yang bijaksana agar produksi pertanian aman konsumsi.
14. Temu Usaha Agribisnis
Temu Usaha Agribisnis merupakan kegiatan mempertemukan petani-nelayan dengan pihak pengusaha atau perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis. Dalam kegiatan ini, diharapkan dapat terjadi kontak bisnis dan transaksi bisnis melalui pelelangan produk-produk agribisnis antara petani-nelayan dengan pengusaha atau perusahaan dibidang agribisnis.
c. Lomba Stan
Lomba Stan adalah kegiatan menilai stan pameran, meliputi pelayanan infomasi, keserasian dalam penyajian komoditi, dekorasi, kerapian dan kebersihan. Lomba Stan, diikuti oleh seluruh peserta pameran dan promosi. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menetapkan stan terbaik dari seluruh stan peserta pameran dan promosi dengan tujuan meningkatkan daya inovasi dan kreativitas dalam menyampaikan informasi melalui peragaan dalam bentuk visualisasi/peragaan produk dan jasa.
f. Pengembangan Pasar Lelang Hasil Pertanian
Pengembangan Pasar Lelang hasil Pertanian merupakan ajang peragaan secara utuh kegiatan Pasar Lelang Hasil Pertanian di suatu daerah . Kegiatan ini bertujuan untuk memberi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan Pasar Lelang Hasil Pertanian di daerahnya.

Bentuk – bentuk Temu Usaha Agribisnis ini antara lain :
1) Temu Bisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
2) Pengembangan Jaringan Informasi Agribisnis
Pengembangan Jaringan Informasi Agribisnis merupakan kegiatan pelayanan informasi agribisnis dalam bentuk pembelajaran singkat dengan memanfaatkan jaringan komunikasi website/internet pelayanan pertanian. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendorong peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011, Kontaktani-Nelayan dan Pengusaha Agribisnis untuk memanfaatkan jaringan internet agar petani-nelayan dapat mengetahui informasi agribisnis secara tepat dan global.

4. Pengembangan Teknologi dan Kemandirian Energi Ramah Lingkungan
a. Gelar dan Temu Teknologi
Temu teknologi merupakan forum pertemuan antara Petani- nelayan dengan peneliti, penyuluh dan fungsional lainnya untuk saling tukar- menukar informasi hasil penelitian maupun kajian dan pengalaman mengenai keberhasilan penerapan suatu teknologi yang ramah lingkungan.
b. Temu Karya : Temu Karya merupakan pertemuan antar sesama petani- nelayan untuk saling tukar- menukar informasi dalam rangka mengembangkan usahataninya dengan tujuan meningkatkan keakraban sesama peserta, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, mengembangkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan atau pengalaman kepada orang lain, sehingga tumbuh kepercayaan dan kemampuan dalam menerapkan teknologi yang dikembangkan.

c. Studi Banding dan Widyawisata
1) Studi Banding
Studi banding adalah salah satu kegiatan kunjungan peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011 untuk melihat dan mempelajari keberhasilan daerah yang bersangkutan dalam merintis dan mengembangkan kegiatan agribisnis
Kegiatan ini akan diarahkan kelokasi Gerbang Agribisnis dan Kelompoktani nelayan atau petani nelayan yang berhasil. Studi atau kunjungan ini bersifat keharusan bagi peserta yang telah ditetapkan oleh kontingennya.

2) Widyawisata
Widyawisata merupakan kegiatan kunjungan peserta secara berkelompok untuk belajar dan menyaksikan pembangunan pertanian, perikanan- kelautan, kehutanan dan obyek agrowisata dengan tujuan untuk menumbuhkan motivasi peserta dalam meningkatkan kegiatan usahanya, memperluas wawasan dan menambah pengetahuan dalam berbagai aspek pembangunan.

d. Peragaan, Unjuk Tangkas dan Asah Terampil
1) Peragaan
Peragaan atau demonstrasi, adalah kegiatan memperagakan atau mendemonstrasikan suatu inovasi atau teknologi baru dibidang pengembangan agribisnis kepada peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011. Peragaan atau demonstrasi ini dilaksanakan untuk memberi kesempatan seluas- luasnya kepada para peserta untuk melihat lebih dekat, merasakan dan mencoba suatu teknologi baru dibidang pengembangan teknologi agribisnis.

2) Unjuk Tangkas
Unjuk Tangkas adalah suatu rangkaian kegiatan lomba keterampilan dibidang agribisnis yang harus diselesaikan secara berurutan dan tuntas dalam satu paket. Kegiatan ini dilombakan antar Provinsi, guna meningkatkan prestasi para peserta dalam memperagakan keterampilan sekaligus membuka kesempatan mereka untuk mengetahui dan memahami suatu teknologi baru dalam bidang agribisnis. Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat memupuk serta menumbuhkan rasa kekeluargaan serta keakraban diantara sesama peserta.

3) Asah Terampil
Asah Terampil adalah suatu kegiatan yang diperlombakan antar Provinsi dengan jumlah peserta sebanyak 5 (lima) orang setiap kelompok, dalam rangka mengasah pengetahuan dan penyerapan informasi bagi para peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011, dimana setiap Provinsi dapat mengikuti lebih dari satu kelompok.

5. Pengembangan Wirausaha dan Kesadaran Lingkungan

a. Karya Wirausaha Petani-Nelayan
Karya Wirausaha petani-nelayan merupakan kegiatan yang mengekspose keberhasilan petani-nelayan dalam melaksanakan wirausaha skala kecil di pedesaan. Kegiatan wirausaha yang diperagakan adalah usaha kecil di bidang industri kecil dan rumah tangga. Peragaan ini langsung dilaksanakan di pedesaan dan dikerjakan bersama antara peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011 yang berhasil dalam wirausaha tersebut dengan petani/masyarakat setempat.

b. Karya Agroforestry
Karya Agroforestry Lestari merupakan kegiatan partisipatif yang dilaksanakan secara bersama-sama antara peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011 dan masyarakat setempat guna optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam untuk petani hutan. Kegiatan ini, lebih diarahkan pada kegiatan pemanfaatan lingkungan antara lain usahatani tanpa limbah, penanaman pohon untuk penghijauan dan kegiatan yang berbentuk gerakan hemat air. Kegiatan lainnya yang dapat dilakukan adalah kegiatan yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi penduduk setempat, misalnya budidaya dan pengolahan tanaman di lahan kehutanan sebagai sumber energi alternatif.

c. Olah Raga Keakraban
Olahraga keakraban merupakan kegiatan olah raga untuk menumbuh-kembangkan keakraban antar peserta maupun antar peserta dengan masyarakat setempat. Kegiatan olah raga ini dipilih dan ditetapkan bersama antara peserta dan masyarakat setempat dan panitia pelaksana daerah. Prinsip utama kegiatan ini adalah, membangun keakraban, solidaritas, murah meriah, kreatif, dan sederhana dengan mengutamakan pemanfaatan sarana olah raga yang tersedia di sekitar lokasi pemukiman peserta PENAS XIII Petani Nelayan 2011.

e. Festival Kesenian Daerah
Festival Kesenian daerah adalah merupakan pertunjukan seni budaya dari dan untuk peserta maupun masyarakat di lokai Penas, dalam rangka mempromosikan seni budaya daerah masing-masing. Festival Kesenian meliputi kegiatan sebagai berikut, (1) Pagelaran seni budaya ini dilakukan dalam bentuk tarian massal (penyambutan dan pelepasan) pada acara pembukaan atau penutupan PENAS XIII Petani Nelayan 2011 oleh daerah pelaksana (Provinsi Kalimantan Timur); (2) Pagelaran yang dilakukan dalam bentuk penyajian tarian perwakilan masing-masing kontingen/provinsi secara bergiliran di panggung utama yang telah ditetapkan; (3) Pagelaran juga dilakukan di lokasi pemukiman untuk meningkatkan keakraban antara peserta dengan masyarakat setempat. ( tulisan diambil dari berbagai sumber, 2011)